Data dan Informasi KPH



PROVINSI Kalimantan Tengah

UNIT XXIII KALTENG

Ekologi

No
Butir
Uraian
1 Jenis Tanah inceptisols, ultisols dan entisols, Jenis tanah yang ada di KPHP Model Lamandau (Unit XXIII) didominasi oleh jenis Latosoldengan persentase sebaranhingga 76.43%. Jenis tanah ini memiliki lapisan solum yang tebal yang berkisar antara 130cm sampai 5 meter. Batas horizon tidak begitu jelas. Warna dari tanah latosol ini adalah merah, coklat kekuning-kuningan. Untuk kandungan bahan organiknya sendiri (BO) antara 3-9% tapi biasanya berkisar BO yang terkandung pada tanah ini berkisar 5% saja. Untuk tingkat kemasamannya berkisar pada pH 4,5-6,5. Artinya jenis tanah ini termasuk ke dalam tanah yang bersifat masam hingga agak masam. Tekstur tanahnya liat, sedangkan strukturnya remah dengan konsistensi gembur. Indikator warna tanah dapat menggambarkan kandungan unsur hara tanah. Semakin merah warna suatu tanah maka dapat disimpulkan unsur hara yang dimiliki oleh tanah tersebut semakin miskin. Kandungan unsur hara pada jenis tanah ini berada pada kisaran rendah sampai sedang. Tingkat resapan airnya dapat dikategorikan pada tingkat mudah hingga agak sukar merembes air, oleh sebab itu, infiltrasi dan perkolasinya dari agak cepat hingga agak lambat, untuk kemampuan menahan airnya cukup baik, sehingga dapat dikatakan agak tahan terhadap erosi. Apabila dilihat dari kandungan unsur hara yang terkandung pada tanah ini, latosol dapat dikatakan memiliki kandungan unsur hara dan BO yang cukup rendah sehingga produktivitas tanahnya dapat dikatakan sedang hingga tinggi.
2 Jenis Kayu Bangkirai, Kayu Batu, Kelampai, Keruing, Kumpang, Mentawa, Meranti, Nyatoh, Omang, Ubar, Ulin, Kempas, Medang
3 Satwa Liar Ayam hutan (gallus galius varius ), Owa-owa, Kera (Macaca irus), Babi hutan (Susvitatus), Kancil, Kijang, Rusa, Banteng, Burung Enggang, Orangutan,
4 Kelerengan hasil analisis Laporan Akhir Identifikasi Biofisik, Sosial Ekonomi dan Potensi Seluruh Areal KPHP Model Lamandau (Unit XXIII) Tahun 2015 menyatakan bahwa kondisi kelas lereng di wilayah KPHP Model Lamandau (Unit XXIII) ini tergolong sangat curam (>41-60%)
5 DAS Berdasarkan data Badan Informasi Geospasial (BIG), Peta Daerah Aliran Sungai (DAS) dan SubDAS Provinsi Kalimantan Tengah, wilayah KPHP Model Lamandau (Unit XXIII) terletak dalam DAS Kotawaringin. Secara umum sungai-sungai tersebut mempunyai pola aliran dendritic yang mengalir dari utara ke selatan menuju laut Jawa. Berdasarkan pembagian daerah alirannya, terbagi dalam 3 Sub-Das, yaitu Sub-DAS Belantikan, Sub-DAS Bulik dan Sub-DAS Lamandau. Kondisi wilayah DAS bagian hulu (utara) merupakan kawasan berhutan lebat dan berbukit yang secara langsung berbatasan dengan provinsi Kalimantan Barat. Sementara pada bagian tengah kondisi kawasan berhutan yang sebagian besar telah dibebani izin pemanfaatan untuk hutan alam dan hutan tanaman. Pada bagian hilir (selatan) wilayah KPHP Model Lamandau kondisi cukup landai dan sebagian tidak dibebani izin dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai ladang dan berkebun
Sumber : Dokumen RPHJP KPH
No
SK Rehabilitasi
Tanggal SK Rehabilitasi
Luas SK Rehabilitasi
Nama IPPKH
SK IPPKH
Tanggal

Rehab DAS Dalam KPH

Sumber : Direktorat RPP Kementerian KLHK

Lahan Kritis

Izin di Lahan Kritis.
No
Tahun
Sangat Kritis (Ha)
Kritis (Ha)
Potensial Kritis (Ha)
Agak Kritis (Ha)
Non Izin di Lahan Kritis.
No
Tahun
Sangat Kritis (Ha)
Kritis (Ha)
Potensial Kritis (Ha)
Agak Kritis (Ha)
Sumber Lahan Kritis : Direktorat PDAS HL
No
Tahun Pengukuran
Tutupan Lahan
Model 20up (m³ / Ha)
Model 50up (m³ / Ha)

TSP/PSP

Sumber : Direktorat IPSDH kementerian KLHK
No
Butir
PL 2009 (Ha)
PL 2012 (Ha)
PL 2015 (Ha)
PL 2017 (Ha)

Tutupan Lahan

1 Hutan Mangrove Primer 0 0.00 0.00 0.00
2 Hutan Mangrove Sekunder 0 0.00 0.00 0.00
3 Hutan Rawa Primer 0 0.00 0.00 0
4 Hutan Rawa Sekunder 0 0.00 0.00 0.00
5 Hutan Lahan Kering Primer 0 11.39 11.39 11.39
6 Hutan Lahan kering Sekunder 0 0 0 0
7 Hutan Tanaman 0 3.64 3.64 3.64
8 Semak Belukar 0 10.68 10.68 10.68
9 Pertambangan 0 2.57 2.57 2.57
10 Perkebunan 0 7.76 7.76 7.76
11 Pertanian Lahan Kering 0 0.00 0.00 0.00
12 Pertanian Lahan Kering Campur Semak 0 0 0 0
13 Sawah 0 0.00 0.00 0.00
14 Rawa 0 0.00 0.00 0.00
15 Tambak 0 0.00 0.00 0.00
16 Semak Belukar Rawa 0 0 0 0
17 Bandara 0 0 0 0
18 Savana 0 0 0 0
19 Transmigrasi 0 0.00 0.00 0.00
20 Tanah Terbuka 0 0 0 0
21 Pemukiman 0 0 0 0
22 Danau 0 0 0 0
Sumber Penutupan Lahan : Direktorat IPSDH kementerian KLHK
No
Provinsi
Kabupaten
Kriteria
Luas 20 Ha
1 Kalimantan Tengah Alokasi TORA dari 20% Pelepasan Kawasan Hutan untuk Perkebunan 13,314.63
2 Kalimantan Tengah Permukiman, fasos dan fasum 1,421.41
3 Kalimantan Tengah Permukiman Transmigrasi beserta fasos-fasumnya yang sudah memperoleh persetujuan prinsip 5,654.34
4 Kalimantan Tengah Pertanian lahan kering yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat 10,000.46

TORA

Silahkan hover atau klik tombol di sebelah kiri
Klik untuk kembali ke tampilan awal peta! (tindakan ini juga bisa dilakukan dengan tekan tombol Shift + Klik kiri)
Klik untuk mencetak tampilan peta
Mohon sunting satu lapisan dan pilih fitur yang akan di sunting!
Koordinat dalam Derajat Menit Detik
Tambah Koordinatklik tombol di kanan untuk menambah koordinat
KosongkanTambahkan
Peta KPHP UNIT XXIII KALTENG